Sabtu, 16 Oktober 2010

Puisi : Inspirasi Terbaikku

Dan bergetarlah hati ini

Seperti petikan gitar yang sedang kumainkan

Atas nada-nada yang begitu lirih nan tenang

Sampai melodinya menusuk dalam jiwa

Akankah ada suara-suara yang membalasnya

Menyanyikan irama kesunyian yang indah

Lantang, hingga memutuskan dawai itu

Hingga terlarut dalam mimpi yang suci

Dapatkah kita mendengar lantunan itu lagi

Ketika malaikat berseru kasih sayang

Ketika peri menjerit kesedihan

Antara pangeran kebenaran dan ratu kebaikan

Terkadang jerat-jarat nadiku membuatku sakit

Dan jarum-jarum berkarat menembus jantungku

Merasakan sesuatu yang membuatku ragu

Entahlah… aku hanya harus bersabar lagi

Tuhan, berikan aku hela napas yang sejuk

Saat aku tiada hentinya melepaskan suaraku

Agar seseorang membisikkannya kembali

Atau hanya hilang dihempas angin

Mungkin jika esok adalah cerita terbaikku

Saat pagi masih ditemani sang surya

Saat malam masih terlukis cahaya bintang

Kupastikan terus menggenggam mimpiku

Senin, 04 Oktober 2010

Keamanan Komputer dan Ancamannya

Secara umum, keamanan komputer (computer security) memiliki banyak makna, karena dapat dilihat dari berbagai sisi. Menurut Garfinkel dan Spafford, suatu komputer dapat dikatakan aman jika bisa diandalkan dan perangkat lunaknya bekerja sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna. Secara garis besar, keamanan komputer mencakup empat hal mendasar, yaitu keamanan secara fisik (physical security), keamanan akses (access security), keamanan data (data security), dan keamanan jaringan (network security)
Keamanan secara fisik dapat dilakukan dengan menempatkan sistem komputer pada tempat yang mudah diawasi, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kelalaian / keteledoran pengguna yang seringkali meninggalkan terminal komputer dalam keadaan hidup Log On. Hal ini dapat mengakibatkan pihak lain dapat mengakses beberapa fasilitas sistem komputer. Keamanan akses biasanya menjadi tanggung jawab dari administrator sistem, dalam hal ini seorang administrator harus mampu mengontrol dan mendokumentasi seluruh akses terhadap sistem komputer. Keamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan akses dimana seorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Keamanan jaringan berkaitan dengan pemanfaatan jaringan umum seperti internet dan ekstranet. Pengamanan jaringan dapat dilakukan dengan kriptografi dimana data yang sifatnya sensitif dilakukan enkripsi (penyandian) terlebih dahulu sebelum ditransmisikan melalui jaringan. 
Keamanan komputer mempunyai beberapa persyaratan, yang meliputi secrecy, integrity, dan availability. Secrecy berhubungan dengan hak akses untuk membaca data/informasi dari suatu sistem informasi, dalam hal ini suatu sistem komputer dikatakan aman, jika suatu data/informasi hanya dapat dibaca oleh pihak yang telah diberikan hak/wewenang. Integrity berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data dari suatu sistem komputer, dalam hal ini suatu sistem komputer dikatakan aman, jika suatu data hanya dapat diubah oleh pihak yang berwenang. Avaibility berhubungan dengan ketersediaan data pada saat yang dibutuhkan, dalam hal ini suatu data dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak yang berhak. 
Di era informasi seperti sekarang ini, data/informasi sudah menjadi suatu aset yang sangat berharga bahkan bisa dikatakan sangat vital, sehingga kebocoran, kehilangan, ataupun kerusakan terhadap data/informasi dari suatu instansi dapat mengancam kelangsungan hidup instansi yang bersangkutan. Mengingat berharganya suatu data/informasi, maka tidaklah heran jika bermunculan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab yang berusaha mencuri maupun mengubah dan merusak data/ informasi dari sistem komputer milik suatu instansi tertentu. 
Seorang administrator yang baik, tentunya perlu mengetahui bentuk-bentuk ancaman apa saja yang mungkin terjadi pada sistem komputer yang sedang ditangani. Pada dasarnya bentuk ancaman terhadap suatu sistem komputer dapat dibedakan menjadi empat kategori, yaitu: Interruption, Interception, Modification, dan Fabrication. 
Interruption merupakan suatu bentuk ancaman terhadap availability, di mana suatu data dirusak sehingga tidak dapat digunakan lagi. Tindakan perusakan yang dilakukan dapat berupa perusakan fisik maupun non-fisik. Perusakan fisik umumnya berupa perusakan harddisk dan media penyimpanan lainnya serta pemotongan kabel jaringan, sedangkan perusakan non-fisik dapat berupa penghapusan suatu file-file tertentu dari suatu sistem komputer. 
Interception merupakan suatu bentuk ancaman terhadap secrecy, di mana pihak yang tidak berhak berhasil mendapat hak akses untuk membaca suatu data/ informasi dari suatu sistem komputer. Tindakan yang biasa dilakukan biasanya melalui penyadapan data yang ditransmisikan lewat jalur publik/umum. Tindakan seperti ini biasa dikenal dengan istilah wiretapping dalam wired networking (jaringan yang menggunakan kabel sebagai media transmisi data). 
Modification merupakan suatu bentuk ancaman terhadap integrity, di mana pihak yang tidak berhak berhasil mendapat hak akses untuk mengubah suatu data/ informasi dari suatu sistem komputer. Biasanya data/informasi yang diubah adalah record dari suatu tabel pada file basis data. 
Fabrication juga merupakan suatu bentuk ancaman terhadap integrity. Tindakan yang biasa dilakukan adalah dengan meniru dan memasukkan suatu objek ke dalam sistem komputer. Objek yang dimasukkan bisa berupa suatu file maupun suatu record yang disisipkan pada suatu program aplikasi. 
Setelah mengetahui beberapa bentuk dasar dari ancaman terhadap sistem komputer, diharapkan seorang administrator yang baik mampu melakukan analisis yang tepat ketika terjadi penyerangan atas sistem keamanan pada komputer yang sedang ditangani. Selain itu, seorang administrator juga tetap harus waspada terhadap keamanan komputer, karena setiap tindakan penyerangan terhadap suatu sistem komputer memiliki cara yang berbeda-beda walaupun bentuk dasarnya selalu sama.


Referensi : 
[1] Dasar-dasar Keamanan Komputer, http://irma14.blogspot.com/2008/09/dasar-dasar-keamanan-komputer.html, diakses tanggal 4 Oktober 2010 pukul 09.00. 
[2] Saltzer, Jerome H. and Schroeder, Michael D. 2000. The Protection of Information in Computer Systems. University of Virginia, Department of Computer Science. 
[3] S. Garfinkel, A. Schwartz, and G. Spafford. 2003. Practical Unix & Internet Security, 3rd Edition. O’Reilly. 
[4] Sibert, W. Olin. Malicious Data and Computer Security. InterTrust Technologies Corporation.

Minggu, 03 Oktober 2010

Peran Mahasiswa Teknologi Informasi untuk Mengatasi Kesenjangan Digital (Digital Divide)

Kesenjangan digital di era teknologi informasi saat ini menjadi perhatian penting di berbagai negara untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di bidang teknologi informasi, salah satunya yaitu di Indonesia. Definisi kesenjangan penguasaan teknologi (digital divide) sendiri menurut OECD tahun 2001, yaitu suatu gap/kesenjangan antar individu, kelompok, bisnis, dan area geografis pada level sosial-ekonomi yang berbeda, dimana sangat membutuhkan akses teknologi informasi dan komunikasi serta penggunaan internet untuk berbagai aktivitas kehidupan. 

Masalah kesenjangan digital (digital divide) di Indonesia sebenarnya banyak dipengaruhi oleh tidak meratanya pembangunan infrastruktur jaringan komunikasi dan regulasi di berbagai daerah. Sebagai contoh, adanya perbedaan pola hidup antara masyarakat perkotaan dan pedesaan di daerah-daerah yang sudah maju. Masyarakat perkotaan di daerah yang sudah maju mempunyai kemampuan dan wawasan yang lebih tinggi akan teknologi informasi dibandingkan masyarakat perkotaan yang hidup di daerah kurang maju. Demikian pula, masyarakat pedesaan di daerah yang sudah maju, mereka akan mempunyai pengetahuan yang sedikit lebih tinggi untuk mengenal teknologi informasi dibanding masyarakat pedesaan di daerah yang kurang maju (bahkan tidak terjangkau jaringan komunikasi sama sekali). 
Padahal, jika ditilik dari antusiasme masyarakat itu sendiri, bisa dikatakan bahwa masyarakat yang pernah mengalami usia anak-anak hingga remaja di milenium ketiga ini, dipastikan sudah mengenal piranti cerdas yang disebut komputer. Dengan demikian, antusiasme untuk mengenal lebih jauh tentang komputer dan internet bagi kebanyakan masyarakat sangat tinggi sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.

Selasa, 22 Juni 2010

Ide Soal dan Jawaban UAS Pemrograman Jaringan dan Web

Maaf teman-teman, baru bisa membuat jawaban atas soal yang saya ajukan kemaren... Hehehe... Ini bukan berarti promosi blog lho (haha), yang mau share atau nambah-nambah komen di blog ini sangat diharapkan.
Silakan disimak, dipahami, dan dimengerti sendiri. Jika masih kurang jelas, silakan baca atau unduh file/sumber yang saya sertakan di bawah, di sana ada beberapa ilustrasi yang mungkin bisa dimanfaatkan. Semoga soal yang keluar ga jauh-jauh dari ini deh... GOOD LUCK!

SOAL : 
1. Sebutkan karakteristik dari protokol TCP dan UDP!
2. Jelaskan konsep threads dan streams!
3. Apa yang membedakan antara URI, URL, dan URN ! Jelaskan!
4. Bagaimana mekanisme kerja antara socket dan port dalam pembentukan koneksi suatu jaringan?
5. Sebutkan contoh penggunaan protokol handler dalam pemrograman jaringan?
 
Jawaban : 

Nomor 1
Karakteristik TCP :
- Connection-oriented dan reliable (data dijamin secara utuh sampai tujuan)
- Dipakai untuk mentransmisikan data dalam jumlah besar
- Pengiriman lebih lambat daripada UDP, karena koneksi tidak langsung
- Untuk menjamin diperlukan komunikasi awal dengan penerima sebelum transfer data dilakukan
- Contoh aplikasi : web browser, email, file transfer

Karakteristik UDP :
- Connectionless (bekerja tidak menjamin data sampai ditujuan secara utuh)
- Biasa digunakan untuk mentransmisikan data dalam jumlah kecil pada satu waktu
- Pengiriman lebih cepat daripada TCP, karena koneksi secara langsung
- Reliabilitasnya/penjaminan data sampai pada penerima tergantung dari aplikasi
- Contoh aplikasi : domain name system (DNS), video streaming, voice over IP (VoIP)

Kamis, 22 April 2010

If The Earth No Longer Breathe

Ladies and gentlemen, Mr. Al Gore.
It's almost as if a window was opened through which the future was very clearly visible.
"See that?" he said, "See that?
"That's the future in which you are going to live your life."

Future generations may well have occasion to ask themselves,
"What were our parents thinking?
Why didn't they wake up when they had a chance?
We have to hear that question from them, now.

Jika Anda pernah melihat film An Inconvenient Truth, maka kalimat-kalimat di atas adalah beberapa yang saya kutip dari pengantar menit-menit akhir film tersebut. Sebuah pernyataan yang mengisyaratkan pendengarnya untuk berpikir jika suatu saat ada generasi masa depan yang lantang berbicara demikian. Sudahkah kita menjawab pertanyaan itu? Setidaknya mari kita lebih sedikit peduli dengan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Kengerian global yang jika dibiarkan mungkin bumi ini tak lagi bernapas. Sebab itulah tulisan ini saya beri judul "If The Earth No Longer Breathe" (Jika Bumi Tak Lagi Bernapas).
Beberapa waktu yang lalu saya membeli sebuah tabloid IT yang di salah satu rubriknya terdapat bagian yang membahas review situs-situs yang bermanfaat. Salah satu yang tertulis di situ adalah www.worldometers.info. Dalam review yang tertulis di situ, situs tersebut menyediakan sekumpulan informasi real time yang berhubungan dengan keadaan sosial dunia. Data yang diperoleh dari situs tersebut berasal dari kerja sama dengan beberapa lembaga sensus dan survei dunia, sehingga keakuratan data yang ditunjukkan tak diragukan lagi.
Lantas saya langsung mencoba menuju ke situs tersebut untuk menguak lebih dalam. Ternyata informasi yang ditampilkan beberapa diantaranya menyangkut hal-hal seperti jumlah populasi dunia, keadaan ekonomi dan pemerintahan, jumlah media informasi yang beredar, keadaan lingkungan, konsumsi pangan, konsumsi energi, dan kondisi kesehatan. Semuanya ditampilkan secara real time seperti layaknya speedometer!


Rock Is The Anthem Of Great Spirit

Dalam benak saya, selalu ada dua pandangan yang berbeda tentang musik rock. Mungkin banyak juga yang merasa demikian ketika pertama kali mendengar kata-kata "rock". Di satu sisi rock dipandang sebagai suatu aliran musik yang dicirikan dengan irama beat yang cepat nan menggebu-gebu, di sisi yang lain rock hanyalah sebuah ungkapan untuk mengungkapkan perasaan baik melalui lagu atau sikap bahwa ia sedang bersemangat menjalani hidup, apapun itu.

Banyak orang bilang bahwa musik rock itu adalah musik yang liar, tak enak didengar, dan hanya didengar oleh kaum-kaum brandal. Ada benarnya juga mungkin, karena itu sebuah kenyataan untuk beberapa orang, tetapi jika Anda jeli melihat keadaan yang sesungguhnya, musik rock bukanlah musik yang liar. Musik rock banyak dibuat untuk merayakan  sebuah kemenangan, dengan banyak tema. Tidak hanya bercerita tentang cinta kepada lawan jenis, tetapi kepada semua manusia, alam, dan kehidupan. Berbeda dengan lagu-lagu pop yang lebih banyak bertemakan cinta kepada lawan jenis, perselingkuhan, patah hati, dll.

Saya jadi teringat Indonesia di era 70'an, musik rock dianggap sebagai musik "ngak ngik ngok" oleh bung Karno pada saat menjadi presiden. Oleh karenanya, musisi-musisi rock waktu itu banyak yang dicekal, tidak boleh manggung, bahkan sampai di penjara, salah satu korbannya adalah Koes Plus. Musik rock dianggap sebagai musik yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, dan banyak menimbulkan masalah dimana-mana.

Rabu, 07 April 2010

Software Virtualisasi dan Mitos Seputar Virtualisasi Hardware

Teknologi virtualisasi diperkirakan menjadi teknologi yang semakin tren pada masa mendatang. Selain penghematan biaya (listrik atau pembelian server baru), teknologi virtualisasi juga memudahkan deploy-and-destroy untuk keperluan pengujian dan pengembangan aplikasi.

Melihat tren ini, vendor-vendor hardware juga mendukung teknologi virtualisasi ini. Intel dan AMD adalah vendor yang menjadi pionir dalam mendukung teknologi virtualisasi melalui produk processor yang dihasilkannya.

Sebelum processor dapat menunjang virtualisasi, tulang punggung dari virtualisasi adalah software. Semua dikontrol melalui software virtualisasi. Namun, pada tahun 2006, AMD memproduksi AMD Virtualization (AMD-V) sebuah processor yang mula-mula berkodekan “Pacifica” yang diklaim sebagai processor pertama yang mendukung teknologi virtualisasi. Kemampuan AMD-V ini tersedia pada keluarga processor Athlon 64 dan Athlon 64 X2, Turion 64 X2, generasi ke-2 dan ke-3 Opteron, processor Phenom dan Phenom II. Sedangkan untuk Intel, processor dengan teknologi virtualisasi ini mulanya dikenal dengan kode “Vanderpool”. Lalu Intel meluncurkan dukungan teknologi virtualisasi ini dengan brand VT-x pada tahun 2006 yang dikhusukan untuk platform x86. Perlu dicatat bahwa tidak semua processor Intel terbaru dapat mendukung teknologi virtualisasi. Beberapa processor yang mendukung VT-x adalah beberapa tipe Core 2 Duo, Core 2 Quad, Core 2 Extreme, seri Xeon (3000, 5000, 7000), processor Intel i7, processor Dual Core E6300, dan beberapa versi E5300 dan E5400. Fitur dukungan virtualisasi ini perlu diaktifkan terlebih dahulu melalui BIOS, sebelum aplikasi dapat memanfaatkannya karena beberapa produsen motherboard/BIOS/chipset secara default men-disable fitur ini.

Dari dukungan processor tersebut, kemudian muncullah istilah “hardware-assisted virtualization” atau orang biasa menyebut “hardware virtualization” yang sebenarnya kurang begitu cocok karena menimbulkan kesan bahwa hardware-lah yang berfungsi sebagai virtualisasi. Padahal maksud dari “hardware-assisted virtualization” sebenarnya adalah processor yang lebih dioptimasi untuk menangani lingkungan virtual. Dan itu hanya dapat dilakukan ketika software virtualisasi dijalankan.

Sabtu, 03 April 2010

Lebih Jauh Tentang Content Management System

Bagi banyak perusahaan, saat ini merupakan identitas di Internet. Informasi dapat disampaikan dan diterima dengan lebih cepat berkat adanya website. Yang menjadi masalah kemudian adalah pengelolaan informasi pada website menjadi lebih kompleks, ketika pemutakhiran dilakukan secara periodic. Content Management System (CMS) dapat menjadi solusi yang tepat.

Fakta yang tidak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa membuat website yang bagus dan aman dari nol adalah pekerjaan yang sulit, dan memakan banyak waktu. Bahkan bagi seorang pengembang web yang terampil sekalipun, membiat website hanya dengan bermodalkan edotor, pengolah gambar, dan memulai semuanya dari nol, bukanlah yang ringan. Serasa seperti harus “reinventing the wheel” (menemukan roda) untuk mencipta kendaraan – yang berarti membutuhkan waktu dan sumber daya lain dengan cukup besar. Sementara bagi sebagian besar orang (client), mereka tidaklah punya banyak waktu untuk menunggu.

Solusi Template Web

Salah satu solusi yang ada untuk merancang web dengan cepat adalah dengan menggunakan template web. Template web merupakan wadah atau pola dari web yang hendak dibuat. Pengembang web (atau siapapun yang ingin membuat web) perlu men-download atau membeli (jika template web tersebut berbayar). Informasi atau isi dari template web merupakan informasi yang umum, dan dapat diubah sesuai dengan keinginan pengembang web. Dengan berbekal pengetahuan HTML dan CSS, user dapat melakukan perubahan template dengan bebas.

Beberapa situs menawarkan template web secara cuma-Cuma adalah www.freetemplates.com, www.freewebsitetemplates.com, dan www.template monster.com. Di situ, Anda dapat mendownload template web dan memodifikasinya untuk situs pribadi Anda.

Template web cukup baik untuk desain awal, dengan isi website yang tidak terlalu banyak. Namun, ketika isi dari website menjadi semakin kompleks, Anda tidak dapat mengandalkan template web. Anda memerlukan sebuah tool yang berfungsi sebagai template, namun juga memberikan kemudahan lain untuk mengelola isi dari website. Tool tersebut diistilahkan dengan Content Management System.